Mengapa Pariwisata Sumbar Berbeda (edisi 28)

Mengapa Pariwisata Sumbar Berbeda?

(Edisi 28)

 

Pria yang suka memelihara hewan adalah pria yang baik. Bagi yang tidak sependapat, bisa coba perhatikan tindak tanduknya. Pria ini pasti tidak suka keluyuran, pasti suka kebersihan dan keindahan, pasti telaten dan disiplin, dan yang paling penting itu adalah pasti bertanggung jawab. Kalau masih ragu, tambahkan dengan pemahaman bahwa pria yang suka dengan peliharaannya, pasti lebih sayang ke keluarganya.

 

Beberapa hewan peliharaan khas Sumatera Barat adalah Murai Batu dari Mentawai, Cucak Hijau dan Cucak Jambul dari Pasaman, Solok Selatan dan Pesisir Selatan, serta Ayam Kukuak Balenggek yang mempesona dari Kabupaten Solok. Daerah-daerah penghasil hewan peliharaan tersebut kebetulan merupakan daerah yang mempunyai objek wisata spesifik di Sumatera Barat.

 

Bisa dibayangkan, sambil mencari Murai Batu anda bisa sekalian menikmati keunikan daerah Mentawai dengan suku asli yang eksotik. Sambil mencari Cucak Hijau dan Cucak Jambul anda juga bisa menikmati kawasan Mandeh Pesisir Selatan, Rimbo Panti Pasaman dengan air panasnya, dan tak ketinggalan hamparan hijau Kebun Teh dan Goa Batu Kapal di Solok Selatan. Sambil mencari ayam kukuak balenggek anda juga dihadiahi keelokan daerah Solok dengan lima danau alaminya.

 

Petualangan mencari hewan peliharaan sambil menikmati objek wisata dan kuliner spesifik yang mempesona adalah satu hal yang harus anda buktikan sendiri untuk bisa percaya bahwa pariwisata sumbar memang berbeda.

 

#WonderfulIndonesia

#TasteofPadang

#edisiduapuluhdelapan

#wisatasumbarberbeda

#marirencanakankesumbar